Publikasi dan PersBeritaKelompok Ahli BNN Bahas Strategi Pencegahan

Kelompok Ahli BNN Bahas Strategi Pencegahan

Dalam menangkal ancaman narkoba, langkah pencegahan sangat penting untuk dioptimalkan. Karena itu pula, langkah pencegahan perlu terus dikembangkan secara dinamis dan penuh dengan terobosan yang strategis. Sebagai salah satu pilar di tubuh BNN, para anggota Kelompok Ahli BNN, berkumpul untuk melaksanakan diskusi dan rapat bulanan yang membahas konsep strategi dan teknis pencegahan yang bisa diimplementasikan sebagai kebijakan.

Kegiatan ini digelar di Griya Anti Narkoba, Kompleks Taman Pintar Indera Loka, Ceger, Jakarta Timur, Senin (24/10). Griya Anti Narkoba ini merupakan sebuah museum dan tempat pelatihan yang didirikan oleh Jenderal Purn AM. Hendropriyono dan didukung oleh Asosiasi Purnawira Penegak Hukum Narkotika Indonesia ( APPHNI ).

Menurut Koordinator Kelompok Ahli BNN, Ahwil Lutan, pelaksanaan kegiatan diskusi dan rapat bulanan di Griya Anti Narkoba, selain dimaksudkan sebagai sarana penyegaran bagi para Anggota Kelompok Ahli BNN, juga menjadi media untuk memperkenalkan kembali keberadaan Griya Anti Narkoba, yang memiliki banyak fasilitas yang bisa dimanfaatkan secara maksimal oleh BNN dan berbagai kelompok masyarakat yang peduli dengan gerakan anti narkoba.

“Fasilitas tersebut antara lain museum , perpustakaan, serta ruang audio visual yang juga bisa digunakan sebagai ruang rapat dan pelatihan. dan semua fasilitas yang tersedia tersebut bisa dimanfaatkan secara gratis / tanpa biaya”, pungkas Ahwil kepada Humas BNN melalui surat elektroniknya.

Dalam menangkal ancaman narkoba, langkah pencegahan sangat penting untuk dioptimalkan. Karena itu pula, langkah pencegahan perlu terus dikembangkan secara dinamis dan penuh dengan terobosan yang strategis. Kegiatan ini digelar di Griya Anti Narkoba, Kompleks Taman Pintar Indera Loka, Ceger, Jakarta Timur, Senin (24/10). Griya Anti Narkoba ini merupakan sebuah museum dan tempat pelatihan yang didirikan oleh Jenderal Purn AM. Hendropriyono dan didukung oleh Asosiasi Purnawira Penegak Hukum Narkotika Indonesia ( APPHNI ).

Menurut Koordinator Kelompok Ahli BNN, Ahwil Lutan, pelaksanaan kegiatan diskusi dan rapat bulanan di Griya Anti Narkoba, selain dimaksudkan sebagai sarana penyegaran bagi para Anggota Kelompok Ahli BNN, juga menjadi media untuk memperkenalkan kembali keberadaan Griya Anti Narkoba, yang memiliki banyak fasilitas yang bisa dimanfaatkan secara maksimal oleh BNN dan berbagai kelompok masyarakat yang peduli dengan gerakan anti narkoba. “Fasilitas tersebut antara lain museum , perpustakaan, serta ruang audio visual yang juga bisa digunakan sebagai ruang rapat dan pelatihan. dan semua fasilitas yang tersedia tersebut bisa dimanfaatkan secara gratis / tanpa biaya”, pungkas Ahwil kepada Humas BNN melalui surat elektroniknya.

Bagikan Artikel Ini